• Bentuk Bulat tameng/perisai sebuah alat untuk perlindungan diri pada peperangan jaman  dahulu,mengandung makna personel Korpolairud sebagai pelindung masyarakat, bangsa dan negara.

  • Tulisan “KORPS KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA” serta tahun “1950”, dengan warna huruf kuning menggambarkan emas sebagai lambang kejayaan dan warna matra Kepolisian mengandung makna Korpolairud akan menjaga kejayaan matra Kepolisian dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

  • Gambar kemudi, mencerminkan kekuatan Polairud yang diayomi tersebar di seluruh wilayah NKRI dan berada dalam satu visi dan misi menuju Polairud yang promoter untuk membawa kejayaan Indonesia sebagai negara maritim yang dihormati dan disegani.

  • Gambar sayap, melambangkan unsur udara dan menggambarkan burung sebagai hewan yang memiliki kemampuan terbang dalam berbagai macam kondisi alam ke berbagai belahan bumi mengandung makna kegigihan, semangat juang dan kekuatan personel Korpolairud mencapai seluruh wilayah NKRI melalui laut dan udara guna menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum.

  • Gambar jangkar, melambangkan unsur perairan dan menggambarkan alat kapal yang digunakan waktu berlabuh agar tidak hanyut terbawa arus mengandung makna personel Korpolairud memegang teguh prinsip dan tidak mudah goyah serta selalu setia terhadap NKRI, UUD 1945, Tribrata dan Catur Prasetya.

  • Gambar tali/tambang, menggambarkan bahwa anggota Korpolairud memiliki jiwa korsa dan jalinan persaudaraan yang begitu kuat sehingga serta dapat berperan sebagai pemersatu bangsa dan negara Indonesia.

  • Gambar 3 (tiga) bintang, menggambarkan Tribrata sebagai pedoman hidup mengandung makna setiap personel Korpolairud selalu mempedomani Tribrata dalam kehidupannya dan dalam pelaksanaan tugas.

  • Gambar logo Polri, mengandung makna Korpolairud adalah bagian dari organisasi Polri yang bertugas memelihara kamtibmas dan menegakkan hukum di wilayah udara dan perairan NKRI.

  • Warna biru laut dan biru langit, menggambarkan lautan dan angkasa mengandung makna tempat atau wilayah penugasan Korpolairud yaitu di perairan dan udara.

  • Warna merah, menggambarkan keberanian mengandung makna personel Korpolairud memiliki keberanian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Warna kuning, menggambarkan emas sebagai lambang kejayaan dan warna matra Kepolisian mengandung makna Korpolairud akan menjaga kejayaan matra Kepolisian dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

  • Warna hitam pada lis, menggambarkan marwah penjaga keamanan mengandung makna bahwa Korpolairud adalah penjaga keamanan bagi masyarakat, bangsa dan Negara.





  • Bentuk perisai, sebuah alat untuk perlindungan diri pada peperangan jaman dahulu, mengandung makna personel Korpolairud sebagai pelindung masyarakat, bangsa dan negara.

  • Tulisan “KORPOLAIRUD” dengan warna huruf hitam dan dasar merah mengandung makna personel Korpolairud adalah penjaga keamanan yang memiliki keberanian untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menegakan hukum.

  • Gambar 3 (tiga) bintang, menggambarkan Tribrata sebagai pedoman hidup mengandung makna setiap personel Korpolairud selalu mempedomani Tribrata dalam kehidupannya dan dalam pelaksanaan tugas.

  • Gambar arah mata angin, merupakan petunjuk arah yang selalu digunakan oleh personel Korpolairud dalam melaksanakan tugas mengandung makna bahwa personel Korpolairud mematuhi arah kebijakan Pemerintah dan Pimpinan Polri.

  • Gambar burung, melambangkan unsur udara dan menggambarkan hewan yang memiliki kemampuan terbang dalam berbagai macam kondisi alam ke berbagai belahan bumi mengandung makna kegigihan, semangat juang dan kekuatan personel Korpolairud mencapai seluruh wilayah NKRI melalui laut dan udara guna menjaga keamanan dan ketertiban serta menegakkan hukum. 

  • Gambar jangkar, melambangkan unsur perairan dan menggambarkan alat kapal yang digunakan waktu berlabuh agar tidak hanyut terbawa arus mengandung makna personel Korpolairud memegang teguh prinsip dan tidak mudah goyah serta selalu setia terhadap NKRI, UUD 1945, Tribrata dan Catur Prasetya.

  • Gambar rantai, menggambarkan alat yang digunakan untuk menyatukan benda atau menyambung benda, mengandung makna bahwa anggota Korps Polairud memiliki jiwa korsa dan jalinan persaudaraan yang begitu kuat sehingga serta dapat berperan sebagai pemersatu bangsa dan negara Indonesia.

  • Warna biru, menggambarkan angkasa dan lautan mengandung makna tempat atau wilayah penugasan Korpolairud dalam pelaksanaan tugasnya yaitu di perairan dan udara.

  • Warna hitam, menggambarkan marwah penjaga keamanan mengandung makna bahwa Korpolairud adalah penjaga keamanan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

  • Warna merah, menggambarkan keberanian mengandung makna personel Korpolairud memiliki keberanian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

  • Warna putih, menggambarkan kebenaran atau keadilan mengandung makna personel Korpolairud selalu mengutamakan keadilan dan kebenaran dalam menegakkan hukum guna menjamin kepastian hukum bagi masyarakat.

  • Warna orange, menggambarkan petualangan alam bebas mengandung makna personel Korpolairud memiliki optimisme, percaya diri dan kemampuan bersosialisasi serta adaptasi yang baik dengan lingkungan.

  • Warna kuning, menggambarkan emas sebagai lambang kejayaan dan warna matra kepolisian mengandung makna Korpolairud akan menjaga kejayaan matra kepolisian dalam setiap pelaksanaan tugasnya.




MAKNA KESELURUHAN GAMBAR ADALAH POLISI PERAIRAN MEMPUNYAI KEMAMPUAN DAN KETRAMPILAN YANG KHUSUS DALAM MELAKSANAKAN TUGAS OPERASIONAL KEPOLISIAN DI WILAYAH PERAIRAN BAIK SECARA LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG DENGAN TETAP BERPEDOMAN KEPADA TRI BRATA.